Analisis ejaan Bahasa Indonesia

SINDO.COM, SEOUL– Dua orang dilaporkan tewas dan lebih dari 300 orang hilang setelah kapal feri Sewol yang mengangkut 477 penumpang dan kru tenggelam di perairan KoreaSelatan (Korsel). 

Sebagian besar penumpang adalah siswa sekolah yang akan pergi ke Pulau Jeju untuk berlibur. Menurut pasukan penjaga pantai seperti dikutip Reuters, 164 penumpang berhasil diselamatkan dan sekitar 300 penumpang dilaporkan hilang. Para saksi mata mengatakan, masih banyak orang yang terjebak di dalam kapal yang tenggelam. BBC mengutip sumber pejabat Korsel yang mengungkapkan jumlah 368 orang yang diselamatkan itu ternyata salah. Mereka merevisi jumlah itu menjadi 180 orang yang selamat. 

Media lokal Korsel mengungkapkan sedikitnya 290 orang masih hilang. Sebelumnya pejabat Korsel mengungkapkan 368 penumpang berhasil diselamatkan. “Sejauh ini 368 orang telah diselamatkan,” kata Wakil Menteri Keamanan dan Administrasi Publik Korsel Lee Gyeong-og, dikutip AFP. “Dua orang dipastikan meninggal, satu siswa laki-laki dan satu kru kapal berjenis kelamin laki-laki,” tutur Lee. 

Mereka sedang mencari tahu nasib 107 penumpang yang belum diselamatkan. Kapal feri tenggelam dalam kurun waktu dua jam setelah mengirimkan sinyal darurat pada pukul 09.00 pagi waktu setempat. Saat mengirimkan tanda darurat, kapal feri itu berada 20 km sebelah barat daya perairan Pulau Jeju . 

Penyelamatan berlangsung sangat dramatis. Banyak penumpang yang mengenakan pelampung ketakutan ketika harus dievakuasi dengan helikopter dan kapal. Puluhan orang terpaksa terjun ke laut dan diselamatkan para petugas. Banyak juga penumpang yang diselamatkan kapal komersial dan kapal ikan yang memang berada di sekitar lokasi. 

“Penyelamatan itu melibatkan para penyelamat dari Angkatan Laut Korsel. Mereka akan melanjutkan pencari ke dalam kapal yang tenggelam,” kata Lee. “Banyaknyalumpur dan jarak pandang sangat rendah menyebabkan para penyelam sangat sulit melakukan upaya penyelamatan,” imbuhnya. ●andika hendra m 



No
Kesalahan
Perbaikan
1
Penyelamatan itu melibatkan para penyelamat dari Angkatan Laut Korsel.
Penyelamatan itu melibatkan Angkatan Laut Korsel.


Sumber :http://www.koran-sindo.com/node/382843

TUGAS PERILAKU KONSUMEN


1.       Jelaskan yg dimaksut dengan perilaku konsumen dari 4 tokoh, simpulkan!

1.David L. Loundon dan Albert J.Della Bitta (1993) :
                Perilaku konsumen dapat di definisikan sebagai proses pengmbilan keputusan dan aktivitas individu secara fisik yang dilibatkan dalam prosees mengevaluasi,memperoleh,menggunakan atau mempergunakan barang-barang dan jasa.

2.James F.Engel :
                Perilaku konsumen didefinisikan sebagai tindakan-tindakan individu yang secara langung terlibat dalam usaha memperoleh dan menggunakan barang/jasa ekonomis termasuk proses pengambilan keputusan yang menentukan tindakan tersebut.

3. Shiffman dan Kanuk (2000)
Perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.
4. Ebert dan Griffin (1995)
Perilaku konsumen adalah upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi.
KESIMPULAN :
Merupakan tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang atau jasa ekonomis yang dapat dipengaruhi lingkungan.

2.Apakah yang dimaksut dengan :
                A. Perilaku konsumen bersifat dinamis :
berarti bahwa perilaku seorang  konsumen, grup konsumen, ataupun masyarakat luas selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu.
                B.Perilaku konsumen melibatkan pertukaran :
peran pemasaran adalah untuk menciptakan pertukaran dengan konsumen melalui formulasi dan penerapan strategi pemasaran.
                C.Perilaku konsumen melibatkan interaksi :
                                Perilaku konsumen melibatkan interaksi antara afeksi (perasaan) dan kognisi
(pemikiran), perilaku dan kejadian di sekitar.

3.Bidang studi apasaja yang terkait dengan perilaku konsumen ?
Sosiologi
Memberikan sumbangan dalam mempelajari kekuatan sosial yang memengaruhi konsumen seperti konsep struktur sosial, keluarga, kelas sosial, ethnis, gender dan gaya hidup yang dapat memengaruhi perilaku individu maupun kelompok.

Antropologi
Memberikan sumbangan dalam memahami fenomena konsumsi ritual, mitos, simbol, dan aspek budaya lain.

Ekonomi
Membantu dalam memberikan pemahaman tentang keterkaitan antara kebijakan harga dengan respon perilaku konsumen serta adanya perbedaan perilaku konsumsi akibat perbedaan tingkat ekonomi antar masyarakat.

Psikologi
Membantu dalam memahami proses-proses psikologi yang sifatnya individual seperti kepribadian, motivasi, persepsi, proses belajar, sikap dan dinamika kelompok yang berpengaruh terhadap perilaku konsumen.


SUMBER :
Setiadi, Nugroho J. Dr., 2010. Perilaku Konsumen : Perspektif Kontemporer pada Motif, Tujuan, dan Keinginan Konsumen. Jakarta : Kencana.
Suryani, Tatik., 2008. Perilaku Konsumen. Yogyakarta : Graha Ilmu.

MOTIVASI


1. Teori Motivasi oleh Freud
Mengasumsikan bahwa kekuatan psikologis yang sebenarnya membentuk perilaku manusia sebagian besar bersifat di bawah sadar. Freud melihat bahwa seseorang akan menekan berbagai keinginan seiring dengan proses pertumbuhannya dan proses penerimaan aturan sosial. Keinginan ini tidak pernah berhasil dihilangkan atau dikendalikan secara sempurna, dan biasanya muncul kembali dalam bentuk mimpi, salah bicara, dan perilaku neurotis.

2. Teori Motivasi oleh Maslow
Menjelaskan mengapa seseorang didorong oleh kebutuhan tertentu pada saat-saat tertentu. Mengapa seseorang menggunakan waktu dan energi yag besar untuk keamanan pribadi, sedangkan orang lain menggunakan waktu dan energi yang besar untuk mengejar harga diri? Jawabannya adalah bahwa kebutuhan manusia tersusun dalam suatu hirarki, dari kebutuhan yang paling mendesak hingga yang kurang mendesak.

3. Teori Motivasi oleh Herzberg

Teori motivasi yang dikemukakan oleh Herzberg dan kelompoknya. Teori ini sering disebut dengan M – H atau teori dua faktor, bagaimana manajer dapat mengendalikan faktor-faktor yang dapat menghasilkan kepuasan kerja atau ketidakpuasan kerja. Berdasarkan penelitian telah dikemukakan dua kelompok faktor yang mempengaruhi seseorang dalam organisasi, yaitu ”motivasi”. Disebut bahwa motivasi yang sesungguhnya sebagai faktor sumber kepuasan kerja adalah prestasi, promosi, penghargaan dan tanggung jawab.

Kelompok faktor kedua adalah ”iklim baik” dibuktikan bukan sebagai sumber kepuasan kerja justru sebagai sumber ketidakpuasan kerja. Faktor ini adalah kondisi kerja, hubungan antar pribadi, teknik pengawasan dan gaji. Perbaikan faktor ini akan mengurangi ketidakpuasan kerja, tetapi tidak akan menimbulkan dorongan kerja. Faktor ”iklim baik” tidak akan menimbulkan motivasi, tetapi tidak adanya faktor ini akan menjadikan tidak berfungsinya faktor ”motivasi”.
Sumber :
- Setiadi, Nugroho J. Dr., 2010. Perilaku Konsumen : Perspektif Kontemporer pada Motif, Tujuan, dan Keinginan Konsumen. Jakarta : Kencana.
Handoko, Hani T, Dr.MBA dan Reksohadiprodjo Sukanto, Dr. M.Com.1996. Organisasi Perusahaan. Edisi kedua Yogyakarta : BPFE